Cara Supaya Bisa Profit/Withdrawal Konsisten di Forex Trading

Bagaiman cara supaya bisa profit konsisten/withdrawal konsisten di Forex Trading

tips trading forex profit konsisten

Trading forex bukan perkara mudah bagi semua orang, ada banyak proses yang mungkin perlu dijalani oleh setiap trader sampai akhirnya bisa memberikan hasil yang konsisten. Namun, tips trading forex profit konsisten di bawah ini semoga bisa memberikan langkah-langkah kongkrit bagi Anda agar bisa segera mendapatkan hasil yang diingikan disetiap trading yang Anda lakukan.

Biasanya, trading profit konsisten akan sangat sulit bagi Anda apabila Anda…

1. Trading tidak menggunakan batasan resiko (stop loss) yang terukur.
2. Trading dengan perbandingan risk:profit yang tidak terukur.
3. Trading Anda memiliki profit factor yang kecil.

Apabila dua saja dari tiga poin di atas bisa Anda perbaiki, Anda masih mungkin bisa profit. Namun apabila Anda hanya benar satu poin saja. Biasanya akun Anda tidak bisa bertahan lama.

Kasus yang sering muncul adalah…

1. Trading tidak dengan stop loss namun bisa melakukan cut loss,  profit factor-nya besar dan risk:profit selalu bisa menghasilkan profit yang besar (ukurang pip) di setiap tradingnya, maka profit yang di dapat. (karena poin 2 & 3 Anda perbaiki)

2. Trading dengan stop loss, namun tidak terukur (stop loss terlalu besar dan asal-asal menerapkan stoploss), profit berkali-kali dalam jumlah profit sedikit-sedikit tapi sekali loss (terkena stop loss) balance berkurang banyak. Artinya perbandingan risk:profit terlalu besar bagian risk-nya. Hasil akhir loss. (karena poin 1 dan 2 belum diperbaiki)

3. Trading dengan lot terlalu besar, tanpa stop loss, sekali profit bisa sangat besar. ‘Greedy’ muncul akhirnya menjumpai loss besar. Hasil akhir loss. (poin 1 dan 2 tidak diperbaiki)

4. Trading dengan stop loss yang terukur (menentukan nilai stoploss yang tepat), resiko dibatasi disetiap trading dengan lot yang terukur ( lot tidak terlalu besar), target profit selalu mencari poin (pip) yang relatif lebih banyak dari stop loss nya. Dan dari total trade, 50% ke atas lebih sering profit. Maka profit yang didapat (karena ketiga poin diatas bisa diperbaiki)

5. dan masih banyak lagi tipe-tipe trading yang dilakukan

Prinsip-nya adalah setiap trading yang Anda lakukan, selalu gunakan prinsip kehati-hatian dan mengelola ketiga poin tersebut diatas. Teknik trading forex ada banyak yang bisa dilakukan namun ketiga poin di-atas adalah hal wajib yang perlu Anda perhatikan.

Apabila menghasilkan 100% per bulan sangat sulit, maka turunkan target menjadi 10% per bulan, apabila masih sulit, maka 1-5% per bulan akan menjadi hal yang sangat realistis untuk diwujudkan. Lalu, apabila Anda ingin jumlah nominal profit yang lebih besar, menambahkan jumlah modal seringkali menjadi langkah yang lebih bijak daripada menambahkan tingkat resiko (memperbesar lot yang tidak semestinya).

Apa Itu Drawdown Dalam Forex Trading?

Didunia forex trading, ada istilah yang digunakan untuk mengukur resiko dari sebuah trading sistem. Apabila Anda membuka report/statistik dari sebuah akun trading, Anda biasanya akan melihat laporan sebagai berikut:

drawdown fx trading

Berdasarkan statistik gambar di atas, Anda melihat Maximum Drawdown: 29.80%.

Apa Arti Dari Maximum Drawdown?

Drawdown merupakan profile yang dapat Anda gunakan untuk mengukur profile resiko dari suatu sistem trading. Biasa ditunjukan dalam satuan persen, semakin kecil nilainya menandakan bahwa suatu sistem trading memiliki profile resiko yang semakin besar.

Maximum drawdown adalah persentase floating minus maksimum yang pernah terjadi terhadap modal. Maximum drawdown 29.80% artinya bahwa sistem trading yang digunakan pernah mengalami floating minus sampai sebesar 29.8% dari modal.

Berapa Persen Maximum Drawdown yang Direkomendasikan?

Setiap trader memiliki profile resiko masing-masing, sehingga tidak ada pakem/standar pasti berapa persen seharusnya drawdown dari sebuah sistem trading untuk menghasilkan profit konsisten. Namun drawdown di bawah 10% akan menjadi nilai yang paling aman untuk menjaga modal Anda.

om/forexinvestama.com

Fundamental & Teknikal

Fundamental & Teknikal Analisis

Fundamental News adalah berita ekonomi atau News yang berkaitan atau membawa dampak terhadap turun atau naiknya nilai tukar suatu mata uang. Fundamental news dalam dunia forex trading bisa Anda manfaatkan sebagai salah satu cara untuk mendapatkan profit atau keuntungan pada saat news direlease. Namun beberapa trader memilih untuk menghindari news/fundamental yang high impact terhadap nilai tukar mata uang, karena seringkali efek dari news high impact ini pada saat di release membuat pola pergerakan harga menjadi liar dan tidak membentuk pola seperti dalam kondisi normal/tidak ada news. Ada trader yang menghindari news ,ada juga yang menunggu news direlease untuk melakukan order, semua sangat tergantung pada sistem/rule trading yang digunakan.

Untuk melihat release news yang ada, silakan Anda buka www.forexfactory.com.

Release indikator berita ekonomi ini bisa Anda lihat secara lengkap (jadwal, histori, dan perkiraan/forecast) di website ForexFactory. Silakan perhatikan jadwal release news di bawah ini :

Penjelasan Fundamental News di Forex Factory

Untuk membaca release berita ekonomi yang ditampilkan di Forex Factory, pertama-tama pastikan waktu dalam Forex Factory Anda atur sesuai dengan jam lokal Anda, ini dimaksudkan agar tampilan dalam jadwal release berita di atas, pada kolom Jam, sesuai dengan waktu lokal Anda. Sehingga Anda akan mengetahui kapan berita eknomi akan di release dalam zona waktu Anda.

Fundamental News terdiri dari indikator-indikator berita ekonomi, dimana setiap indikator memiliki impact yang berbeda-beda. Di Forex Factory, indikator berita ekonomi ini terdiri dari berita ekonomi yang low impact, medium impact, dan high impact. Agar mempermudah Anda, Anda cukup perhatikan release indikator berita ekonomi yang high impact saja, atau yang berwarna merah.

Teknikal Analisis adalah cara membaca pergerakan harga mata uang dengan mempertimbangkan harga masa lalu/history ke belakang. Teknikal sistem sangat erat kaitannya dengan Price action, dalam prakteknya di akun Trading MT4, Anda bisa mengkombinasikan teknikal analisis dengan indicator-indicator yang akan mempermudah Anda mengambil keputusan untuk memasuki pasar Forex. Teknikal analisis ini juga erat kaitan dengan pemahaman pola candlestick, untuk memahami pergerakan pola candlestick silakan Anda baca materi pemahaman pola candlestick.

Broker Regulator

Broker Regulator

Hal yang juga sangat penting dalam memilih broker, salah satunya adalah regulator yang dimiliki. Badan regulator ini adalah lembaga milik pemerintah setempat dimana broker tersebut beroperasi yang memberikan lisensi dan mengawasi seluruh kegiatan Broker yang berhubungan dengan nasabah. Lembaga tersebut mengawasi kegiatan Broker dengan tujuan melindungi nasabah (trader) terhadap tindakan kecurangan yang bisa dilakukan oleh Broker.

Broker Regulator

Kenyataan yang ada adalah banyak broker berjenis Bandar/Market Maker, yang membuat market Forex sendiri atau melakukan intervensi terhadap transaksi trading yang Anda lakukan. Broker jenis Bandar ini akan untung jika trader mengalami loss dan merugi jika trader withdrawal profit (conflict of interest). Oleh karena itu, sangat disarankan untuk tidak memilih broker berjenis Bandar/Market Maker/Dealing Desk. Sekalipun Anda cocok dengan broker berjenis Bandar, apabila memiliki regulator yang baik, akan menjadi hal yang patut dipertimbangkan.

Broker Regulator memiliki aturan-aturan atau kebijakan yang ketat untuk melindungi nasabah yang biasanya sangat sulit untuk dijalankan oleh perusahaan pialang/broker.

Berikut ini adalah beberapa Badan Regulator Forex yang ada di beberapa negara:

1. CFTC (Commodity Futures Trading Commission) – United States www.cftc.gov

Regulasi tertinggi Broker Forex di US, jika broker yang memiliki lisensi dari CFTC, bisa Anda cek disini. Download file pdf atau .xls terbaru yang berisi list perusahaan pialang yang terdaftar di CFTC, perusahaan pialang (broker) yang teregulasi CFTC ada di list Financial Data for FCMs. Beberapa broker yang berasal dari US dan berlisensi CFTC ini mengembangkan sayapnya untuk melayani trading para trader dari seluruh dunia. Sebagai contoh adalah broker FXDD, terdapat managemen yang sedikit berbeda antara FXDD US dan FXDD Malta, dimana keduanya adalah perusahaan pialang yang sama namun dipayungi oleh regulator yang berbeda. FXDD US berkantor dan beroperasi di US, dan dipayungi aturan dari CFTC, sedangkan FXDD Malta berkantor di Malta dan beroperasi untuk melayanai trader dari negara selain US dipayungi oleh regulator MFSA (Malta Financial Services Authority). Anda harus membedakan ini dengan benar, dengan kata lain FXDD Malta tidak teregulasi CFTC melainkan teregulasi MFSA yang termasuk bagian dari FCA UK. Untuk melayani trader dari Indonesia, FXDD menyerahkan kepada FXDD Malta. Sebagai contoh lagi adalah broker Forex.com Gain Capital, broker ini memiliki beberapa kantor pusat yaitu di US, UK, Hongkong dan Australia. Dan masing-masing cabang tersebut dipayungi hukum/regulasi yang berlaku dimasing-masing negara.

2. NFA (National Futures Association) – United States www.nfa.futures.org

NFA adalah regulator yang menaungi Broker Forex yang beroperasi di Amerika Serikat. Saat ini kebijakan NFA salah satunya adalah Broker yang berlisensi NFA hanya bisa memberikan leverage maksimal 1:50. Contoh Broker forex yang berlisensi NFA adalah FXDD US dan IBFX US.

NFA bertugas untuk melindungi investor dan mengawasi broker forex agar tetap sesuai dengan aturan-aturan yang ditetapkan di US. Untuk menjadi member NFA, broker forex harus memiliki kekayaan minimal $20.000.000.

3. FSA (Financial Services Authority) – United Kingdom www.fsa.gov.uk

FSA adalah regulator yang menaungi broker Forex yang beroperasi di Inggris dan sekitarnya. FSA bertugas mengawasi broker forex dan melakukan tindakan tegas jika terjadi tindakan pelanggaran yang dilakukan Broker yang bisa merugikan investor/nasabah (trader). Untuk menjadi member FSA ini, broker forex harus memiliki kekayanaan minimal $1.000.000

Contoh broker forex yang berlisensi FSA adalah Fx Pro.

4. ASIC (Australian Securities and Investments Commission) –  Australia www.asic.gov.au

ASIC adalah Australia’s Corporate yang menjamin seluruh kegiatan finansial market yang beroperasi di Australia berjalan Jujur dan Transparan. Broker forex yang bernaung di ASIC harus menempatkan dana investor dalam segregated account (akun yang terpisah dari rekening Broker). Untuk menjadi member ASIC ini, broker forex harus memiliki kekayaan minimal $1.000.000.

Contoh broker forex yang berlisensi ASIC adalah IBFX AU, ICMarkets, FXOPEN AU.

5. Bappepti – Indonesia bappebti.go.id/id/home

Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komiditi atau disingkat Bappebti adalah lembaga negara di bawah kementrian perdagangan yang bertugas mengawasi penyelenggaraan kegiatan perdagangan berjangka dan komoditi yang ada di Indonesia. Bappebti yang memberikan ijin/legal, broker lokal yang beroperasi dan menawarkan produk berjangka dan komiditi untuk trader di Indonesia.

Contoh broker forex yang berlisensi Bappebti adalah Askap Futures, Millenium Penata, dll

Ada banyak broker yang bermunculan dari beragam negara, sehingga Anda perlu lebih selektif dalam memilih broker. Anda bisa memilih broker yang Lokal atau International sesuai dengan kenyamanan dan fasilitas trading yang sesuai dengan yang Anda inginkan.

Pola Candlestick

Pemahaman Pola-Pola Candlestick untuk mendukung Price Action

Dalam MT4, untuk melihat chart harga bisa dengan tiga pilihan tampilan yaitu candlestick, bar, maupun line. Semua pilihan tersebut bisa Anda pilih, tergantung mana yang paling cocok untuk Anda. Kebanyakan trader lebih mudah dalam membaca chart dalam bentuk candlestick.

Tulisan kali ini kami tidak akan menjelaskan tentang sejarah candlestick, namun akan langsung ke pokok bahasan yaitu Pola Candlestick untuk mendukung analisa teknikal atau Price Action.
Penjelasan Candle

Candle yang bergerak ke atas disebut candle UP, biasanya kita memberikan warna candle UP hijau, sedangkan candle yang bergerak ke bawah disebut candle down, dan memberinya warna merah. Setiap candle bisa memiliki shadow diatas maupun di bawah body candle. Dan setiap candle memiliki titik harga sebagai harga open pembentukan candle baru dan harga close sebagai penutupan candle. Terbentuknya candle Up dan Down terjadi sebagai ekspresi mana yang paling besar antara aksi Sell dan Buy. Jika lebih kuat aksi Buy, candle akan berakhir dengan Hijau, jika lebih kuat aksi Sell, candle akan ditutup dengan warna Merah.

Karakteristik pergerakan harga mata uang dengan candlestick ini bisa lebih mudah Anda pahami karena beberapa candlestick yang berdekatan akan membentuk suatu formasi candlestick yang bisa digunakan untuk memprediksi arah harga selanjutnya.

Pergerakan harga yang kuat dan panjang keatas (bullish) atau kebawah(bearish) seringkali diawali dengan formasi candlestick tertentu.

Pola-Pola Dasar Candlestick

Seperti yang disinggung di atas, bahwa dengan membaca pola/formasi candlestick, trader akan bisa memprediksi arah pergerakan harga berikutnya. Beberapa pola candlestick memberikan sinyal yang akurat untuk mengambil keputusan transaksi Sell atau Buy.

Pola Dasar Candlestick1

 Pola Dasar Candlestick 2

Secara garis besar formasi candlestick ini dibagi menjadi dua yaitu

1. Formasi Reversal, formasi candlestick yang terbentuk yang mengindikasikan bahwa harga akan berbalik arah (trend akan berbalik).

2. Formasi Continuation, formasi candlestick yang terbentuk yang mengindikasi bahwa harga akan melanjutkan trend sebelumnya.

Sebenarnya ada banyak pola dalam analisa harga dengan bantuan candlestick, ada ratusan pola yang terdiri dari satu buah candlestick sampai lebih dari lima candlestick yang membentuk satu pola. Namun yang lebih penting, menganalisa beberapa pola candlestick yang paling akurat untuk mengambil keputusan Buy atau Sell. Berikut ada 6 Pola Candlestick Paling Kuat dan Akurat yang bisa dijadikan patokan dalam memasang order yaitu

1. Bullish/Bearish Engulfing
2. Piercing Line
3. Morning Star
4. Morning (Doji) Star
5. Three White Soldiers
6. Rising Three Method

Dengan memahami formasi candlestick atau pola-pola candlestick yang paling profitable di atas, Anda akan lebih mudah memasuki pasar Forex.

Psikologi Trader

Psikologi Trader Sukses

Emosi Karena kalah trading

Di dunia Forex trading, kemampuan Anda mengontrol psikologi akan menjadi penentu keberhasilan/kesuksesan trading Anda. Kontrol psikologi ini memegang peranan sekitar 80%, sedangkan 20% nya adalah teknik. Sekitar 90% trader mengalami loss dan kehilangan modal di Forex trading karena kegagalan mereka mengontrol psikologi. Bahkan jika trader yang profit dengan menggunakan teknik yang sama, trader yang memiliki kontrol psikologi lebih baik kemungkinan memiliki profit yang lebih tinggi dari trader yang satunya.

Berada dimana Anda? 90% trader yang loss atau masuk bagian dari 10% trader yang sukses?

Emosi

Loss merupakan bagian dari trading, tidak ada trader yang tidak pernah mengalami loss. Ketika Anda mengalami loss, lakukan introspeksi terkait dengan cara apa Anda melakukan open posisi? apa kesalahan yang telah Anda buat? memiliki catatan harian trading akan lebih baik. Jangan melakukan open posisi trading dalam keadaan Anda sedang emosi. Perlu diingat bahwa trader yang mengalami Loss secara psikologi bisa melemahkan kesabaran, konsentrasi Anda,dan akhirnya menimbulkan emosi. Trading semakin tidak mentaati aturan-aturan dari sistem yang digunakan, sehingga mengakibatkan loss semakin besar. Sebaiknya jika Anda mengalami loss, setelah melakukan analisa kenapa bisa loss, stop dahulu sampai pikiran menjadi tenang kembali dan sudah mengetahui kesalahan/penyebab loss sebelumnya. Diharapkan, hal ini bisa semakin membangun psikologi trading Anda menjadi lebih baik.

Tidak Sabar

Kontrol kesabaran Anda dalam melakukan transaksi, tunggu sampai pergerakan harga sesuai dengan rule atau sistem yang Anda gunakan. Tunggulah sampai menemukan momen terbaik untuk masuk pasar. Tidak sabar dan ingin secepatnya melakukan transaksi sering menjadi penyakit trader, dan biasanya trader yang tidak sabar malah akan terjebak harga yang bergerak berlawanan dengan posisi trading.

Serakah

Percaya dan disiplin pada sistem trading yang digunakan itu harus, namun Anda jangan sampai memiliki kepercayaan diri yang berlebihan ketika melakukan transaksi. Terlalu merasa yakin akan selalu mendapatkan profit dari setiap transaksi juga tidak baik. Serakah dan tidak berpegang pada Money Management sering kali berujung hilangnya profit yang sudah didapatkan. Anda sudah profit 30 pips misalkan, sudah memenuhi target harian sebaiknya tutup MT4 Anda, dan jangan melakukan trading lagi sampai keesokan harinya. Hindari over trading jauh lebih baik dan bisa meningkatkan mental sukses trading Anda.

Hindari Balas Dendam

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, loss dalam trading itu adalah hal biasa, tidak akan ada trader yang tidak pernah loss, bahkan trader PRO pasti pernah mengalami fase kegagalan. Hanya saja mereka berhasil melawan hal-hal negatif diatas yang bisa semakin membawa trader ke jurang kekalahan. Biarkan saja jika Anda mengalami loss, koreksi kesalahan yang pernah dibuat, sabar menunggu momen terbaik untuk masuk ke pasar. Jangan over trade ataupun trading secara membabi buta karena ingin membalas loss yang sebelumnya terjadi.

Lakukan trading dengan perencanaan yang tepat.

Risk Management

Teknik Risk Management Forex

Risk Management Forex adalah mengelola besarnya resiko dalam transaksi yang Anda lakukan. Bagaimana mengelola resiko ini tergantung dari besarnya balance yang ada di akun trading Anda.

Apa fungsi risk management ini?

Money Management/Risk Management ForexRisk Management atau lebih senang kami menyebutnya Money Management, ini berfungsi untuk meminimalisir besarnya kerugian jika trading Anda mengalami Loss. Seperti yang sebelumnya disinggung bahwa trading bisa memberikan potensi loss yang besar, maka dalam setiap transaksi yang Anda lakukan selalu perhitungkan resiko terburuk, dan kunci maksimal loss yang mungkin terjadi.

Money Management ini akan sanagat berpengaruh terhadap psikologi dan menjaga eksistensi trading Anda sehingga Anda bisa menjaga ritme trading untuk jangka panjang. Dan pada akhirnya sangat mempengaruhi kesuksesan trading Anda.

Semakin besar dana yang Anda pertaruhkan dalam akun trading Anda sebaiknya gunakan persentase risk yang semakin kecil.

Risk management yang kami sarankan adalah sebagai berikut :

Trader Kelas 1jika Anda adalah seorang trader dengan balance di bawah $100,risk loss sebesar 10%, misalkan Anda deposit $50 melalui Broker FXDD, maka maksimal loss yang harus Anda batasi adalah sebesari $5/hari.

Trader Kelas 2, untuk trader dengan account $100 s/d $299, risknya sebesar 8%, jadi jika dana Anda hanya sebesar $100 misalnya, dalam satu hari trading jika Anda mengalami loss, maksimal kerugian/loss adalah $8.

Trader Kelas 3, untuk trader dengan account $300 s/d $699, risknya sebesar 7%, jadi jika dana Anda sebesar $500, dalam satu hari trading jika Anda mengalami loss, maksimal kerugian/loss adalah $35.

Trader Kelas 4, untuk trader dengan account $700 s/d $999, risknya sebesar 5%, jadi jika dana Anda sebesar $800 dalam satu hari trading jika Anda mengalami loss, maksimal kerugian/loss adalah $40.

Trader Kelas 5, untuk trader dengan account $1000 s/d $1499, risknya sebesar 4%, jadi misalkan dana Anda sebesar $1200, maksimal loss yang harus Anda kunci sebesar $48.

Trader Kelas 6, untuk trader dengan account $1500 s/d $2500, risknya sebesar 3%, jadi jika dana Anda sebesar $2000, maksimal loss yang harus Anda kunci sebesar $60.

STOP LOSS MAKSIMAL HARUS ANDA PASANG TIDAK LEBIH DARI 50 PIPS

Trader PRO, untuk trader dengan account diatas $2500, trader yang menginvestasikan dana besar dalam forex kami menganggapnya sebagai Trader Pro yang sudah mahir/paham dengan pergerakan harga dan sudah mampu mengendalikan psikologi, sehingga disini kami tidak perlu informasikan harus bagaimana Money Managementnya ya…hehehe….

Jika Anda seorang trader dengan pengalaman trading yang kurang dan sistem yang belum mapan, sebaiknya tidak menginvestasikan dana dalam jumlah besar, belajarlah dari bawah, anggap trading sebagai sekolah dimana kita harus memulainya dari kelas 1

Dengan pembagian kelas seorang trader berdasarkan jumlah dana yang diinvestasikan di atas, Anda harus bisa menentukan besarnya Lot/Contract Size maksimal yang seharusnya Anda gunakan disetiap transaksi. Untuk menentukan besarnya Lot pada transaksi Anda, dengan cara di bawah ini:

Anda deposit dana misalkan $100, maka risk adalah 8% x 100 = $8, stop loss maksimal = 50 pips

Perhitungan:

$8 / 50pip = $0.16 —> point per pip

Maka gunakan Lot trading yang bernilai maksimal $0.16/Pip yaitu lot 0.01 atau 0.02.

TAKE PROFIT YANG MENJADI TARGET ANDA ADALAH 30 PIPS/HARI

Mendapatkan 30 Pips per hari tidaklah mudah, namun menjadi target yang paling mungkin bisa Anda capai. Jika Anda sudah mampu konsisten mendapatkan 30pips/hari, semakin lama dan bertambah profit Anda, Anda bisa menaikan contract size/lot transaksi Anda.

Seringkali trader tidak memperhatikan rule money management sehingga gegabah mengambil lot besar dengan harapan profit besar, sayangnya transaksi mereka berakhir dengan loss.

Diharapkan dengan risk management/money management yang baik , trading Anda akan sehat dan Anda bisa meminimalisir loss yang bisa terjadi karena sebab-sebab tertentu (ceroboh mengambil posisi/salah analisa).

Pengenalan Metatrader 4

Penjelasan Singkat tentang Metatrader4

Di bawah ini adalah tampilan chart MT4 yang akan Anda temui di platform Meta Trader 4 (klik pada gambar untuk melihat tampilan lebih besar) :

chart-MT4

Penjelasan pada gambar (lihat sesuai dengan Angka) :

1. Nomer akun Live Trading

2. Nama broker yang digunakan

3. Tombol untuk melakukan transaksi

4. Running harga, dalam gambar dalam bentuk candlestick

5. Tool untuk menarik garis pada chart

6. Pasangan mata uang/pair yang aktif

7. Balance akun/jumlah dana yang Anda tradingkan

8. Transaksi yang dilakukan

Untuk Anda yang baru pertama kali mempelajari trading Forex, dibutuhkan sedikit waktu untuk mempelajari Software Metatrader 4 yang akan digunakan untuk melakukan transaksi. Metatrader 4 ini hanyalah salah satu platform trading. Ada banyak platform trading diluar sana. Tapi Anda cukup mempelajari MT4 saja itu sudah cukup. Kenapa? karena di MT4 ini tersedia banyak dukungan berupa Indikator, script dan/atau EA (Expert Advisor), dimana tools tersebut akan sangat membantu Anda.

Dalam sistem trading Indonesian Trader Secret, diperlukan alat bantu berupa indikator, script dan EA Trailing Stop. Indikator berguna untuk membantu Anda melakukan analisa sebelum melakukan transaksi, script digunakan untuk mempercepat transaksi Anda, baik Open trade maupun Close trade, sedangkan EA Trailing stop berguna untuk me-lock profit. Anda bisa mendownload semua alat bantu tersebut melalui website ini.

Silakan lihat video singkat di bawah ini cara untuk menginstall dan setup Metatrader4 ke dalam komputer Anda, sampai dengan  Metatrader 4 Anda sudah siap digunakan untuk trading.

Pemahaman Dasar Forex

Berikut adalah beberapa istilah dasar yang ada di dunia Forex:

1. Trader

Adalah individu atau perusahaan yang melakukan perdagangan mata uang.

2. Broker

Adalah perusahaan pialang yang menjadi jembatan para trader retail diseluruh dunia menuju pasar forex. Broker Forex mendapatkan keuntungan dari selisih harga jual dan beli atau yang disebut spread serta dari komisi trading untuk setiap order yang dilakukan Trader. Ada beberapa broker yang tidak menerima untung dari komisi, keuntungan mereka peroleh hanya dari spread.

3. Spread

Adalah selisih antara harga jual(bids) dan harga beli(ask). Spread ini biasanya menjadi biaya saat Anda melakukan transaksi, disambing ada biaya yang lain berupa komisi per transaksi untuk broker. Misalkan harga buy EURUSD adalah 1.5400, dan harga sell nya 1.5498, selisih antara harga buy dan sell tersebutlah yang disebut spread. Sehingga ketika Anda melakukan order, Anda akan terkena biaya langsung sebesar spread tersebut sehingga ketika order tereksekusi, posisi Anda minus sebesar spread.

4. Trading Plaform

Adalah aplikasi yang digunakan oleh trader untuk melakukan transaksi perdagangan forex. Melalui aplikasi/platform ini trader bisa melihat pergerakan harga dari suatu pasangan mata uang. Trading Platform biasanya dilengkapi dengan tools atau indikator yang biasa dimanfaatkan oleh trader untuk melakukan analisa sebelum melakukan transaksi.

Trading Platform yang saat ini paling populer adalah Meta Trader 4, disamping ada beberapa trading platform yang disediakan oleh masing-masing broker. Trader bisa memilih trading platform yang paling sesuai dengan sistem trading yang digunakan.

5. Currency

Adalah mata uang, yang dalam dunia Forex ditulis dengan 3 digit huruf, sebagai contoh USD untuk dollar Amerika, GBP untuk Poundsterling Inggris dll.

Di pasar Forex ada 8 mata uang utama, dimata mata uang utama ini adalah pemegang market share terbanyak atau yang paling banyak ditransaksikan. Delapan Mata Uang tersebut adalah

Mata Uang Utama Forex

6. Currency Pairs

Adalah pasangan mata uang dalam Forex yang diperdagangkan.

EURUSD

Penjelasan : Mata uang Euro dipasangkan dengan USD, yang pertama disebutkan, Euro sebagai base currency sedangkan USD yang disebut dibelakang sebagai Quote Currency atau Secondary Currency atau Counter Currency.

…..

Buka juga informasi terkait….

Review CopyTrading Pumping Station, Profit minimal 10% per Bulan…

…..

Base Currency adalah mata uang yang diperjualbelikan, sedang Quote Currency sebagai alat tukar dari jual beli tersebut. Contoh kasus adalah trading EURUSD

Ketika EUR mengalami penurunan harga, maka Anda sell EUR, jika closing order profit maupun loss akan diperhitungkan dan dikonversi ke USD.

Contoh lagi USDJPY, base currency adalah USD, ini berarti USD diperjualbelikan menggunakan Yen Jepang. Ketika Anda closing posisi, profit atau loss akan menggunakan Yen Jepang. Jika deposit akun Anda menggunakan USD, maka profit/loss Yen Jepang tadi akan dikonversi ke USD. Kurang lebih seperti itu proses yang terjadi ketika Anda trading Forex.

Contoh lagi AUDCAD, berarti dalam hal ini AUD sebagai base currency, Australian Dollar (AUD) diperjual belikan menggunakan Dollar Canada(CAD). Ketika close order, profit/loss diperhitungkan dengan CAD. Karena mata uang deposit Anda menggunakan USD maka profit/loss CAD tadi akan dikonversi langsung ke dalam USD menggunakan rate USD/CAD pada saat closing.

7. Major Pair (Pasangan Mata Uang Utama)

Ada tujuh pasangan mata uang utama di dunia Forex, semua mata uang utama ini dipasangkan dengan USD, yaitu :

Major Pair Forex

8. Cross Pair

Adalah mata uang yang salin disilangkan/dipasangkan tidak melibatkan USD secara langsung. contohnya

cross-pair-forex

9. Rate/Kurs Mata Uang

Adalah nilai tukar dari suatu mata uang, contoh untuk EURUSD ratenya 1.3540, Artinya Nilai 1 Euro adalah sama dengan 1.3540 USD

10. Pips

Adalah satuan pergerakan harga, misalkan harga EURUSD bergerak dari 1.5600 ke 1.5610, ini berarti harga naik sebesar 10 Pips atau 10 Points.

Semua pair menggunakan 4 digit atau 5 digit dibelakang koma, kecuali untuk pasangan mata uang yang berhubungan dengan Yen Jepang, menggunakan 2 digit atau 3 digit di belakang koma. Perlu diketahui bahwa ada broker yang menggunakan 4 digit dan ada broker yang menggunakan 5 digit di belakang koma, hal ini dimaksudkan untuk menambah presisi pergerakan harga. Namun perhitungan pips masih tetap sama. Biasanya broker Non dealing desk dan bukan market maker menggunakan 5 digit dibelakang koma.

Contoh untuk broker 5 digit untuk pair EURUSD, misal harga bergerak dari 1.54300 ke 1.54350, berarti harga bergerak sebesar 5 Pips bukan 50 pips (ini harus Anda perhatikan agar tidak salah persepsi)

11. Trends

Adalah pergerakan pair dari suatu harga ke harga tertentu, jika harga bergerak naik disebut trend bullish/uptrend, jika harga bergerak turun disebut trend bearish/downtrend.

Sering juga harga bergerak naik dan turun secara bolak-balik, pergerakan ini disebut konsolidasi atau sideways.

Jika ketika harga bergerak turun atau trend bearish kemudian harga berbalik naik beberapa pips kemudian harga turun kembali, pergerakan ini disebut retracement. Ketika harga retrace ini, bisa disebut sebagai sinyal bahwa trend akan berakhir dan membentuk trend yang berlawan dengan trend sebelum. Atau bisa juga harga mengalami fase konsolidasi beberapa saat dan selanjutnya harga kembali melanjutkan trend sebelumnya.

12. Leverage

Adalah daya ungkit, merupakan rasio perbandingan berapa besar pinjaman yang diberikan broker kepada Trader ketika melakukan order. Leverage ini yang membuat perdagangan forex menjadi lebih terjangkau dan bisa dilakukan dengan modal yang relatif tidak besar.

Sebagai contoh Broker A memberikan leverage 1:500, dan dana yang kita depositkan untuk trading sebesar $100, maka seolah-olah kita memiliki kekuatan 500 x $100 = $ 50.000

Contoh selanjutnya dalam perdagangan Forex ketika Anda ingin membeli EUR10.000 dengan rate EURUSD 1.4500, tanpa menggunakan leverage, modal yang harus Anda keluarkan sebagai trader adalah 1.4500 x 10.000 = USD 14.500

Namun jika Broker Anda memberikan leverage 1:100, maka modal yang Anda perlukan sebesar :

EUR10.000 x 1/100 = EUR100, jika dikonversi ke USD dengan rate 1.4500 maka modal yang diperlukan hanya USD145.

Jika broker Anda memberikan leverage 1:500, maka modal Anda menjadi lebih kecil lagi, yaitu:

EUR10.000 x 1/500 = EUR20, jika dikonveris ke USD dengan rate 1.4500 maka modal yang diperlukan hanya sebesar EUR20 x 1.4500 = USD29

Kesimpulan: ketika Anda trading EURUSD pada harga 1.4500, jika Anda tidak menggunakan leverage maka Anda membutuhkan USD14.500, namun jika menggunakan leverage 1:500, Anda membutukan hanya USD29, selisih USD14.500 – USD29 dipinjamkan oleh broker dengan jaminan sebesar USD29 tadi. Jaminan ini yang dalam forex disebut Margin atau Used Margin.

Contoh lanjutan, jika Anda melakukan deposit untuk modal trading sebesar $200, kemudian Anda melakukan order EURUSD sebesar EUR10.000 atau dalam hal ini disebut lot 0.1, rate 1.4500 perhitungan diatas, maka jaminan sebesar $29 akan di hold oleh broker sebagai Used Margin, dan uang sisanya $200 – $29 = $171 sebagai Free Margin yang bergunakan untuk menahan posisi Anda jika mengalami floating minus atau mengalami pergerakan negatif.

13. Margin Call

Adalah peringatan dari Broker bahwa free margin yang Anda miliki hampir habis dan hampir tidak bisa menahan posisi loss order Anda. Margin call ini didalam Meta Trader 4 ditandai dengan muncul warna merah dibagian transaksi yang sedang berjalan. Perlu dipahami bahwa setiap broker memiliki aturan margin call yang berbeda-beda. Margin Call ini menggunakan satuan % (percent). Apabila persentase Margin Level sama dengan persentase Margin Call, maka tanda merah tersebut akan muncul dalam MT4 Anda.

14. Stop Out Level

Merupakan level atau posisi dimana posisi order yang ada akan di close oleh broker dikarenakan margin yang Anda miliki sudah habis. Sebagai contoh ada aturan Margin Call 50% dan Stop Out Level 20%, ini berarti apabila Margin level sudah menyentuh level 50% dan order Anda terus mengalami loss kemudian Margin Level menyentuh Level 20%, maka secara otomatis order Anda akan di close oleh Broker. Dan Uang yang sebelumnya Anda jaminkan sebagai Used margin akan ditarik dan menjadi Milik Broker.

15. Lot & Contract Size

Lot adalah satuan untuk volume transaksi yang dilakukan. Jumlah lot adalah ukuran besar kecilnya transaksi di Forex. Semakin besar jumlah Lot yang ditransaksikan, diperlukan modal/margin yang besar pula serta berbanding lurus dengan profit/lossnya.

Jika kita ambil contoh transaksi sebesar EUR10.000 itu sama artinya melakukan trading 0.1 Lot, perhatikan hal di bawah ini:

  • Trading 1 Lot berarti Trading sebesar 100.000 satuan mata uang. Contract Sizenya adalah 100.000 (base currency). Misal EUR100.000 atau GBP100.000. Lebih di kenal dengan Standar Lot
  • Trading 0.1 Lot berarti Trading sebesar 10.000 satuan mata uang. Contract Sizenya adalah 10.000   (base currency). Misal EUR10.000 atau GBP10.000. Lebih dikenal dengan Mini Lot
  • Trading 0.01 Lot berarti trading sebesar 1000 satuan mata uang. Contract sizenya adalah 1000 (base currency). Misal EUR1000 atau GBP1000. Lebih dikenal dengan Micro Lot

Besarnya contract size ini tergantung dari default contract size yang digunakan oleh broker. Sebagian besar broker menggunakan default 100.000 base currency, sehingga trading 1 Lot sama dengan trading 100.000 base currency.

Ada juga broker yang menggunakan default contract size 10.000 base currency, sehingga trading trading 1 lot sama dengan trading 10.000 base currency.

16. Instant Order & Pending Order

Ada dua cara ketika trader melakukan transaksi yaitu dengan Instant Order atau Pending Order. Instant Order maka transaksi akan langsung dieksekusi dengan rate pada saat itu, namun jika Trader melakukan pending order maka harga akan dieksekusi ketika menyentuh level harga yang ditentukan oleh trader.

Pending Order memiliki 4 tipe yaitu Buy Limit, Sell Limit, Buy Stop dan Sell Stop

Buy Limit : Trader melakukan pending order di bawah harga running, jika harga turun dan menyentuh level Buy Limit maka order akan tereksekusi sebagai order Buy, dan diharapkan setelah itu harga akan bergerak berbalik dari turun menjadi naik. Ini adalah jenis order melawan trend.

Sell Limit : Trader melakukan pending order di atas harga running, jika harga naik dan menyentuh level Sell Limit maka order akan tereksekusi sebagai order Sell, dan diharapkan setelah itu harga bergerak berbalik dari naik menjadi turun. Ini adalah jenis order melawan trend.

Buy Stop : Trader melakukan pending order di atas harga running, jika harga naik dan menyentuh level Buy Stop maka order akan tereksekusi sebagai Buy, dan diharapkan harga akan terus naik. Ini adalah jenis order mengikuti/searah trend.

Sell Stop : Trader melakukan pending order di bawah harga running, jika harga turun dan menyentuh level Sell Stop maka order akan tereksekusi sebagai Sell, dan diharapkan harga akan terus turun. Ini adalah jenis order mengikuti/searah trend.

17. Stop Loss & Take Profit

Stop Loss adalah menempatkan nilai/harga pada transaksi yang Anda tempatkan sebagai harga maksimal loss yang mungkin terjadi. Jika harga stop loss ini tersentuh, maka order Anda akan ditutup dan Anda tidak akan mengalami loss yang lebih besar lagi. Satuan stop loss adalah Pips.

Take Profit adalah menempatkan nilai/harga pada transaksi Anda sebagai nilai maksimal profit yang Anda peroleh pada setiap transaksi. Jika nilai take profit ini tersentuh order Anda akan ditutup dengan hasil profit yang sudah ditentukan tersebut. Satuan take profit adalah pips.

Berlanjut ke Pengenalan Meta Trader 4

Forex Market Hours

Jam Operasiona Pasar Forex/Forex Market

Forex market buka 24 jam selama 5 hari kerja dari senin pagi sampai sabtu pagi. Secara garis besar Forex Market terbagi menjadi 4 sesi berdasarkan letak geografis :

 

Forex Market Hours

1. Market Oceania

Adalah market pembuka pasar forex disetiap harinya/minggunya. Market ini meliputi New Zealand, Australia dan sekitarnya. Di Indonesia market Oceania ini buka mulai Senin sampai Jumat, jam 4 atau 5 WIB pagi.

2. Market Asia

Setelah Market Oceania, beberapa jam berikutnya buka pasar Asia. Pasar Asia ini mencakup negara-negara Asia termasuk Indonesia, Singapura, China, Jepang, Korea, Hongkong dll. Di Indonesia market Asia ini buka mulai jam 6 atau 7 mulai Senin sampai Jumat

3. Market Eropa

Setelah Market Oceania tutup, beberapa jam kemudian buka Market Eropa. Di market Eropa ini meliputi sesi EURO dan sesi London. Sesi EURO buka sedikit lebih awal baru kemudian sesi London (GBP). Di pasar Eropa ini, perdagangan forex biasanya sudah terlihat sibuk dan bisa menimbulkan spike harga yang besar. Itu dikarenakan sebagian besar transaksi Forex terjadi di pasar Eropa.

4. Market Amerika

Market Amerika ini meliputi Amerika Serikat dan sekitarnya. Di pasar Amerika ini transaksi perdagangan forex juga terjadi sangat besar, dan lebih besar lagi dikarenakan ada waktu overlaping dengan market Eropa yang masih buka.

Market Amerika menjadi penutup pasar forex dalam perhitungan satu hari dan juga penutup pasar forex setiap minggunya yaitu ketika pasar forex Amerika tutup di Jumat sore waktu setempat atau sabtu pagi waktu Indonesia.

…..

Buka juga informasi terkait….

ReviewCopyTrading Pumping Station, Profit minimal 10% per Bulan…

…..

Keempat sesi pasar Forex tersebut saling buka dan tutup secara pergantian selama 5 hari kerja dan tidak ada waktu jeda yang kosong sehingga setiap waktu dari senin sampai sabtu pagi Anda bisa melakukan transaksi Forex kapanpun Anda mau.

DST (Daylight Saving Time)

Perlu diketahui bahwa di Benua Amerika dan Eropa terdapat sistem waktu yang diterapkan untuk menyesuaikan dengan musim panas dan musim dingin. Di Amerika ini dikenal dengan Daylight Saving Time sedangkan di Eropa dikenal Summer Time. Biasanya DST ini terjadi antara Maret s/d November, dimana jam di kawasan Amerika dan Eropa akan dimundurkan 1 jam ke belakang. Sehingga hal ini akan berimpek kepada jam buka forex market. Untuk melihat waktu forex pada saat DST lihat keterangan di bawah ini:

Oceania ::  Open 04:00 WIB dan Close 13:00 WIB

Tokyo :: Open 06:00 WIB dan Close 15:00 WIB

London :: Open 14.00 WIB dan Close 23:00 WIB

Newyork :: Open 19:00 WIB dan Close 04:00 WIB

Untuk bulan November s/d Maret disebut Eastern Standard Time (EST atau ET). Lebih lengkapnya lihat keterangan di bawah ini:

Oceania ::  Open 05:00 WIB dan Close 14:00 WIB

Tokyo :: Open 07:00 WIB dan Close 16:00 WIB

Londo :: Open 15.00 WIB dan Close 24:00 WIB

Newyork :: Open 20:00 WIB dan Close 05:00 WIB

Berlanjut ke Pemahaman Dasar Forex